BANJARMASIN – Komisi III DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat kerja bersama UPTD Kebun Raya Banua untuk membahas pelaksanaan program kerja dan realisasi anggaran Tahun 2026, sekaligus menelaah rencana program kerja dan anggaran Tahun 2027, Rabu (17/6/2026).
Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Apt. Mustqimah, didampingi anggota Komisi III. Sementara itu, pihak UPTD Kebun Raya Banua hadir bersama jajaran untuk memaparkan capaian kinerja, pengelolaan anggaran, serta rencana pengembangan Kebun Raya Banua pada tahun mendatang.
Dalam paparannya, UPTD Kebun Raya Banua menyampaikan sejumlah program prioritas Tahun 2027 yang difokuskan pada peningkatan kualitas kawasan konservasi, edukasi lingkungan, dan fasilitas publik.
Sejumlah program tersebut diharapkan dapat didukung melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).
Empat program yang diusulkan meliputi pengelolaan sampah terpadu guna mewujudkan kawasan yang bersih dan berkelanjutan, pembangunan taman tematik dan koleksi tumbuhan berkhasiat untuk memperkuat fungsi konservasi dan edukasi, pembangunan gazebo multifungsi dan area event, serta pengembangan eco playground dan nature play area sebagai sarana bermain dan belajar berbasis alam bagi anak-anak dan keluarga.
Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Apt. Mustqimah, menilai pengembangan Kebun Raya Banua perlu didukung melalui perencanaan yang matang serta sinergi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha melalui program CSR.
Ia menegaskan, pembahasan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan penganggaran DPRD agar setiap program yang disusun memiliki manfaat nyata bagi masyarakat, mendukung pelestarian lingkungan, serta meningkatkan daya tarik Kebun Raya Banua sebagai destinasi edukasi, konservasi, dan wisata di Kalsel.
Melalui rapat kerja ini, diharapkan berbagai program prioritas Tahun 2027 dapat terealisasi secara optimal sehingga Kebun Raya Banua semakin berkembang sebagai ikon konservasi dan ruang publik yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat Banua.(kabarpilihan)



