TAPIN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Desy Oktavia Sari, mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Ajakan tersebut disampaikan saat Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kelurahan Rangda Malingkung, Kabupaten Tapin, Senin (2/11/2026).
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan masyarakat dari sejumlah wilayah di Kabupaten Tapin. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diajak memahami hak-hak perempuan dan anak serta pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dari berbagai bentuk kekerasan.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, perlindungan perempuan dan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga membutuhkan kepedulian lingkungan sekitar.
Menurutnya, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tidak seharusnya dianggap sebagai persoalan privat yang harus diselesaikan sendiri oleh keluarga. Masyarakat, terutama orang-orang terdekat korban, dapat ikut membantu memberikan perlindungan.
“Jika terjadi KDRT, masyarakat tidak boleh tinggal diam. Tetangga bisa ikut membantu dan mengarahkan korban untuk mendapatkan pertolongan,” ujar Desy.
Selain perlindungan, ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan agar memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi diri dan berkarya. Dukungan keluarga serta lingkungan dinilai berperan penting dalam mendorong perempuan berpartisipasi dalam kehidupan sosial maupun ekonomi.
Desy juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan tanda-tanda kekerasan di lingkungan sekitar. Kepedulian dapat diwujudkan dengan membantu korban mencari tempat aman, menghubungkannya dengan layanan pendampingan, atau melaporkan kondisi darurat kepada pihak berwenang.
Melalui sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2018 tersebut, ia berharap pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap perlindungan perempuan dan anak semakin meningkat. Dengan begitu, tercipta lingkungan yang aman sekaligus memberikan ruang bagi perempuan dan anak untuk tumbuh dan berkembang.(kabarpilihan)



