News

Syarat & Cara Mendapatkan BLT Ibu Hamil dan Balita Rp 3 juta

Ibu hamil dan balita adalah salah satu kelompok penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan oleh Kemensos.

Besaran bantuan yang diterima, dikutip dari laman Kemensos adalah untuk ibu hamil sebesar Rp 3 juta sedangkan BLT untuk balita rentang usia 0-6 tahun sebesar Rp 3 juta dalam setahun.

BLT PKH Ibu Hamil

Ibu hamil dan balita mendapatkan BLT dengan ketentuan BLT ibu hamil diberikan maksimal sebanyak dua kali kehamilan. Sedangkan BLT untuk balita pemberiannya dibatasi maksimal untuk dua anak.

Pencairan BLT PKH, termasuk untuk ibu hamil dan balita dilakukan dalam empat tahapan mulai dari Januari, April, Juli, dan Oktober 2021 disalurkan dan bekerjasama dengan Bank HIMBARA (BNI, BRI, Mandiri dan BTN).

Cara mendapatkan BLT untuk ibu hamil dan balita

Berikut cara mendapatkan BLT untuk ibu hamil dan balita:

  1. Untuk mendapatkan dana bantuan BLT PKH dan Balita, diwajibkan memiliki Kartu Perlindungan Sosial.
  2. Apabila belum memiliki KPS, bisa terlebih dulu mengajukan permohonan kepada RT/RW lalu disampaikan ke kelurahan.
  3. Apabila memang layak mendapatkan dana bantuan maka Kepala Desa akan melaporkan ke Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan.
  4. Setelah prosedur tersebut terpenuhi, bisa menerima kartu PKH dan mengambil haknya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Syarat dan cara mendapatkan bantuan PKH

Agar dapat menerima bantuan BLT PKH, maka penerima harus memenuhi kriteria sebagaimana yang telah ditentukan, diantaranya:

1. Masuk dalam kategori keluarga kurang mampu

Program keluarga harapan diperuntukkan untuk keluarga yang kurang mampu, dan terdaftar dalam Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin yang memiliki komponen kesehatan dengan kriteria ibu hamil/menyusui, anak berusia nol samapai dengan enam tahun.

2. Komponen pendidikan

Komponen pendidikan dengan kriteria anak SD/MI atau sederajat, anak SMA/MTs atau sederjat, anak SMA /MA atau sederajat, dan anak usia enam sampai 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.

Bagi warga yang sudah dinyatakan terdaftar sebagai penerima PKH oleh verifikator, maka rumah tempat tinggal penerima akan diberikan tanda berupa stiker untuk menunjukan bahwa penghuni rumah berhak mendapatkan bantuan.

KPM PKH harus terdaftar dan hadir pada fasilitas kesehatan dan pendidikan terdekat. Kewajiban KPM PKH di bidang kesehatan meliputi pemeriksaan kandungan bagi ibu hamil, pemberian asupan gizi dan imunisasi serta timbang badan anak balita dan anak prasekolah.

Sedangkan kewajiban di bidang pendidikan adalah mendaftarkan dan memastikan kehadiran anggota keluarga PKH ke satuan pendidikan sesuai jenjang sekolah dasar dan menengah.

KPM yang memiliki komponen kesejahteraan sosial berkewajiban memberikan makanan bergizi dengan memanfaatkan pangan lokal, dan perawatan kesehatan minimal satu kali dalam satu tahun terhadap anggota keluarga lanjut usia mulai dari 70 tahun, dan meminta tenaga kesehatan yang ada untuk memeriksa kesehatan, merawat kebersihan, mengupayakan makanan dengan makanan lokal bagi penyandang disabilitas berat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top