News

Cek penerima bansos: Bansos Tunai Tahun 2021 Diluncurkan

Dana Program Bantuan Sosial Tunai (BST) secara simbolis disalurkan oleh Presiden Joko Widodo bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 bersamaan dengan dua bansos lainnya pada Senin (4/1/2021).

cek penerima bansos

Ada tiga bantuan langsung tunai (BLT) yang digulirkan pada Januari 2021, yakni Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH), dan kartu sembako/Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) Jabodetabek/luar Jabodetabek.

Bantuan Dana Program Bantuan Sosial Tunai (BST) sejumlah Rp.300.000 akan diberikan kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia mulai Januari hingga April 2021 bekerjasama dengan PT Pos Indonesia, kecuali wilayah Papua dan Papua Barat dilakukan dengan perlakuan khusus akibat kendala kondisi wilayah.

Bansos ini merupakan jaring pengaman sosial bagi masyarakat miskin maupun yang paling terdampak secara sosial ekonomi akibat wabah virus SARS COV-2 selama hampir setahun. Bantuan-bantuan ini disalurkan kepada keluarga yang telah memenuhi persyaratan.

Berikut ini persyaratan untuk mendapatkan BST Kemensos Rp300 ribu tahun 2021, di antaranya:

  1. Calon penerima adalah masyarakat yang masuk dalam pendataan RT/RW dan berada di desa.
  2. Calon penerima adalah mereka yang kehilangan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19.
  3. Calon penerima tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial lain dari pemerintah pusat seperti Program Keluarga Harapan (PKH), kartu sembako, paket sembako, Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), hingga kartu prakerja.
  4. Apabila calon penerima tidak mendapatkan bansos dari program lain, tetapi belum terdaftar oleh RT/RW, maka bisa langsung menginformasikannya ke aparat desa.
  5. Jika calon penerima memenuhi syarat, tetapi tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), tetap bisa mendapatkan bansos tanpa harus membuat KTP terlebih dulu. Penerima mesti berdomisili di desa tersebut dan menulis alamat lengkapnya.
  6. Apabila penerima sudah terdaftar dan datanya valid maka BST Kemensos Rp300 ribu akan diberikan secara tunai dan nontunai.

Cara nontunai diberikan melalui transfer ke rekening bank penerima, sementara cara tunai akan diantarkan langsung oleh petugas pos ke rumah KPM, kolektif melalui aparat desa, bank milik negara, atau diambil langsung di kantor pos terdekat.

Masyarakat bisa mengunjungi laman Data Terpadu Kesejahteraan Sosial untuk mengetahui apakah sedah masuk kedalam daftar penerima bantuan sosial, berikut ini adalah langkah-langkahnya:

  • Silakan Anda mengunjungi laman https://dtks.kemensos.go.id/
  • Kemudian pada bagian paling atas, tersedia beberapa kolom pencarian penerima bantuan sosial tunai (BST).
  • Pilih identitas diri (ID). Ada tiga jenis ID, yaitu ID DTKS/BDT, Nomor Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional/Kartu Indonesia Sehat (JKN/KIS), dan NIK.
  • Adapun ID DTKS adalah ID Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Biasanya itu tersimpan di dinas sosial kabupaten kota. Jika tidak mempunyai maka bisa memilih opsi NIK atau Nomor Induk Kependudukan atau nomor PBI JKN/KIS.
  • Masukkan nomor kepesertaan dari ID yang dipilih.
  • Masukkan nama yang sesuai dengan ID yang dipilih.
  • Masukkan dua kata yang tertera dalam kotak box captcha.
  • Klik “cari” lalu akan muncul data apakah Anda terdaftar sebagai penerima Bansos BST Kemensos atau tidak.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top